Presiden PKS: Indonesia Berpotensi Jadi Negara Gagal

Tuesday, September 15, 2015 : 2:20:00 PM

Jakarta - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan Indonesia berpotensi menjadi failed state (negara gagal) di masa depan karena tidak mampu bergerak dari level kelas menengah bawah (lower middle income) menuju level kelas menengah ke atas.

"Jika tidak ada kebijakan yang sifatnya riil di masyarakat, maka Indonesia terancam menjadi negara gagal. Oleh karena, struktur pembangunan Industri di Indonesia, hanya berbasiskan pada sumber daya alam, bukan sumber daya manusia," tegas Sohibul Iman dalam pidato politiknya yang diterima CNN Indonesia. Pidato itu disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Senin (14/9).

Selain itu, Sohibul Iman juga menekankan jika ingin keluar dari ancaman failed stated, Indonesia harus melakukan diversifikasi tujuan negara ekspor, "Jika suatu negara seperti China, mengalami goncangan ekonomi, ekspor Indonesia pun ikut terganggu, akhirnya berpengaruh terhadap ekonomi domestik," tegas Sohibul Iman.

Sebelumnya, saat Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri melakukan dialog dengan kader dan masyarakat melalui video conference di sela-sela Kegiatan Rakyat di Buperta, Cibubur, kemarin, Salim mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin bangsa.

"Kita sama mendoakan Presiden Jokowi dan JK beserta kabinetnya dapat bekerja dengan baik dan mampu mengeluarkan bangsa kita dari krisis saat ini," ujar Salim.

Apalagi menurut Salim, kondisi ekonomi dan rupiah Indonesia saat ini terus terpurus terpuruk. Dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia sangat diperlukan.

Mantan menteri sosial di Kabinet Bersatu Jilid II ini juga mengajak kader dan masyarakat untuk menndoakan jamaah haji yang sedang beribadah di Makkah dan Madinah. Khususnya, kepada para jamaah yang menjadi korban musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram.

"Kita semua di sini belasungkawa. Insya Allah mereka menjadi syuhada, apalagi terjadi di hari Jumat dan mereka dalam keadaan sedang bersujud," ujarnya.

Salim juga mengajak kepada kader khususnya di wilayah yang terkena musibah kebakaran hutan atau lahan dan asap.

"Kondisi di negeri kita saat ini ada musibah asap di Sumatera dan Kalimantan. Saya intruksikan seluruh DPW dan DPD bersama-sama masyarakat untuk salat istisqo. Mudah-mudahan dengan salat ini Allah segera turunkan hujan yang penuh berkah," ucapnya.

Sebagaimana dikutip dari detikcom, saat Munas dimulai, berbondong-bondong datang memasuki ruangan Munas, yaitu Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan elite PKS lainnya, termasuk mantan Presiden PKS Anies Matta. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga hadir.

Hadir pula Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Badan Pengawas Pemilu Muhammad, dan Ketua DKPP Jimmly Asshiddiqie. Ada pula Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault. Dari partai lain, hadir Ketua Umum PPP kubu Munas Jakarta Djan Faridz, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, hingga Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Ada pula Wasekjen PKB Lukman Edy.

Agenda Munas PKS ini, selain untuk mengukuhkan Pengurus DPP PKS periode 2014-2020, juga akan membahas langkah-langkah politik PKS. Munas ini akan berlangsung hingga besok, Selasa (15/9).

Original link cnnindonesia.com

Saat ini 0 komentar :

Copyright © 2016 kasface.com - All Rights Reserved